Lirik Lagu Sinopsis Film hjjj
Blackberry LG Mobile Nokia Samsung Sony Ericsson
Klasemen L.Italia Klasemen L.Inggris Jadwal Liga Italia Jadwal Liga Inggris Hasil Liga Champions
Resto Enak di Jakarta Resto Romantis di Jkt Hokben Delivery Bakmi GM Delivery PHD - Pizza Hut
SMS Ultah SMS Malam Minggu SMS Cinta SMS Putus Cinta SMS Imlek Kata-Kata Mutiara Cinta
Tip Facebook Daftar Twitter Tip Ponsel Tip Blog Tip UAN Tip Download

Pong Harjatmo Coret Gedung Kura Kura DPR

Advertisement

Pong Harjatmo Coret Gedung DPR - Aksi menghebohkan terjadi di Gedung DPR. Seorang aktor bernama Pong Harjatmo nekat memanjat menaiki atap gedung DPR dan mencoretkan kata "Jujur, Adil, Tegas" dengan filox tinta warna merah.

Ketika ditanya bagiamana pong bisa naik ke atap gedung tersebut dengan enteng aktor kawakan ini menjawab " saya kan Spiderman" hal ini disampikan ketika pihak kepolisian diamankan di Pos Polisi di dekat gedung DPR senayan.

Pong melakukan aksinya panjat ala spidermannya sekita 11.30 WIB, Pong nekad memanjat dan mencoret atap gedung yang berbentuk kura-kura tersebut dikarenakan kekecewaan dia terhidap lambannya kinerja wakil rakyat dalam menyelesaikan beberepa persoalan eperti Ledakan Gas, kasus century ditambah banyaknya para anggota DPR yang bolos dalam menghadiri sidang

Kejaidiannya menjelang dilaksanakannya shalat Jumat di hari terakhir anggota DPR bersidang Jumat (30/7), kondisi di lobi gedung Nusantara III DPR RI sama seperti hari Jumat pekan-pekan sebelumnya.

Sementara cuaca panas menyengat di luar gedung, tiba-tiba beberapa anggota pamdal (pengamanan dalam) DPR berseragam biru terlihat berlarian menuju arah gedung Nusantara atau yang lebih dikenal gedung kura-kura.

Beberapa wartawan yang setia menunggu peristiwa di lobi Nusantara III tidak memperdulikannya karena dikira mereka tengah mempersiapkan kedatangan atau keberangkatan salah satu pimpinan dewan seperti yang terjadi biasanya.

Tidak lama kemudian, kembalilah sekelompok pamdal tersebut mengawal seorang pria paruh baya berkemeja putih dan bercelana panjang jeans warna hitam ke arah gedung Nusantara III kembali.

Tidak terlihat adanya paksaan ataupun pengawalan secara berlebihan. Malah terlihat dari kejauhan, sang pria itu memang lebih cocok dikatakan dikawal dibanding digiring.

Setelah bertambah dekat, tidak sulit untuk mengenali bahwa sang pria paruh baya itu adalah seorang aktor yang kerap muncul di layar kaca beberapa tahun silam. Wartawan pun langsung mencegat rombongan tersebut untuk mengetahui apa yang terjadi.


"Pong Harjatmo tadi mencoret-coret tembok atas gedung kura-kura," ungkap salah seorang pamdal kepada wartawan.

Dengan wajah berkeringat, memerah, dan tanpa mengancingkan kancing kemeja paling atasnya Pong mulai berorasi. Tepatnya setelah beberapa kamera televisi mulai mengarahkan sorotannya ke wajahnya.

"Selama ini pemerintah maupun wakil rakyat setiap ada kasus kok ngambang terus? Sejak Century, Susno, Priok saya ikuti," ungkap Pong yang menggunakan kaca mata berwarna sedikit gelap tersebut.

Pong mengakui sendiri bahwa ia menuliskan tiga kata di atap gedung kura-kura tersebut sebagai bentuk aksi protesnya. "JUJUR ADIL TEGAS," dituliskan Pong menggunakan cat semprot berwarna merah kalengan.

Pong menolak bila dikatakan merusak fasilitas negara yang merupakan lambang negara tersebut. Selain karena merasa turut memiliki hak di "rumah rakyat" tersebut, Pong menganggap tulisannya dapat dengan cepat dihilangkan.

"Saya bukan merusak. Saya hanya mencoret. Dicat kembali dengan cat yang sama juga hilang," ungkapnya dengan nada masih menggebu-gebu.

Beberapa pamdal lantas memohon izin untuk membawa pergi Pong yang lahir di Solo pada 68 tahun silam itu untuk diproses.

Aktor film Bernafas dalam Lumpur tahun 1970 dan Perawan di Sektor Selatan tahun 1971 itu pun menurut saja "dikawal" ke pos polisi yang berada tak jauh dari gerbang depan komplek parlemen di Senayan itu. Pong dibawa menggunakan mobil golf yang digunakan pamdal DPR untuk berpatroli.

"Yang bersangkutan dimaafkan karena bukan melakukan tindak kriminalitas. Ia sekedar iseng dan mungkin terganggu kejiwaannya. Ia diminta ganti rugi saja atas perbuatannya," ungkap perwira pos polisi tersebut yang tengah bertugas, Iptu Suharyanto.

Ketika dihubungi melalui telepon, Pong pun menyatakan tidak keberatan mengganti kerugian tersebut. Hebatnya, Pong menyatakan tidak jera dan akan kembali mengulangi aksinya namun di tempat yang berbeda.

"Saya tidak jera. Saya akan lakukan lagi di tempat lain. Kalau bisa saya tambah kata-kata 'cintai negerimu cintai bangsamu'," ungkap Pong.

Pong berjanji akan segera mengirimkan pekerja cat suruhannya untuk menghapus tulisannya dengan cara menimpanya dengan cat berwarna sama.

Meskipun nanti sudah tertutup lapisan cat baru, rakyat Indonesia setidaknya mengetahui bahwa tulisan Pong tidak akan hilang dari tempatnya. "Buah karya" Pong tersebut diharapkan manjur membuat para wakil rakyat untuk JUJUR, ADIL, dan TEGAS.  Untuk Lebih jelasnya lihat video Pong Harjatmo Coret Gedung Kura Kura DPR

>

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright Blogger Mania © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.
My Zimbio