Lirik Lagu Sinopsis Film hjjj
Blackberry LG Mobile Nokia Samsung Sony Ericsson
Klasemen L.Italia Klasemen L.Inggris Jadwal Liga Italia Jadwal Liga Inggris Hasil Liga Champions
Resto Enak di Jakarta Resto Romantis di Jkt Hokben Delivery Bakmi GM Delivery PHD - Pizza Hut
SMS Ultah SMS Malam Minggu SMS Cinta SMS Putus Cinta SMS Imlek Kata-Kata Mutiara Cinta
Tip Facebook Daftar Twitter Tip Ponsel Tip Blog Tip UAN Tip Download

Aisha Taliban Sampul Majalah Time

Advertisement

Aisha Taliban Sampul Majalah Time - Seorang wanita yang menjadi gadis poster korban penindasan Taliban di Afghanistan setelah dimutilasi suaminya, kini memperkenalkan wajah barunya pada dunia di sampul majalah TIME edisi 9 Agustus 2010.


Foto Aisha yang tanpa hidung, menuai simpati luas dari seluruh dunia setelah wajah gadis berumur 19 tahun itu muncul di sampul majalah Time. Foto tersebut menyertai artikel yang menyoroti penderitaan kaum wanita di Afghanistan.

Harian Inggris, Telegraph, Selasa (12/10/2010) memberitakan, Aisha muncul di depan kamera di Los Angeles, AS untuk menerima penghargaan Enduring Heart dari organisasi Grossman Burn Foundation, yang membiayai operasinya di AS.

Maria Shriver, istri Gubernur California Arnold Schwarzenegger menyerahkan penghargaan tersebut.

"Ini pertama kali penghargaan Enduring Heart diberikan pada seorang wanita yang teguh hatinya dan yang menunjukkan pada kita semua apa artinya memiliki cinta dan hati yang teguh," kata Shriver.

Aisha yang nama lengkapnya tidak disebutkan itu menjawab singkat, "Terima kasih banyak."

Penderitaan yang dialami Aisha sangat memilukan. Ketika Aisha berumur 12 tahun, ayahnya bertekad akan membayar utang dengan menawarkan gadis itu untuk dinikahi oleh seorang pejuang Taliban. Aisha pun diserahkan ke keluarga pejuang Taliban itu. Disanalah Aisha mengalami penyiksaan dan bahkan disuruh tidur di kandang dengan hewan-hewan.

Saat mencoba kabur, Aisha tertangkap. Sebagai hukuman, hidung dan kedua telinga Aisha dipotong oleh suaminya.

"Ketika mereka memotong hidung dan telinga saya, saya pingsan," ujar Aisha kepada CNN. "Di tengah malam saya merasa seperti ada air dingin di hidung saya. Saya buka mata saya dan saya tak bisa melihat karena penuh darah," tuturnya.

Setelah ditinggalkan di pegunungan supaya mati, Aisha merangkak menuju rumah kakeknya. Dia kemudian dibawa ke sebuah fasilitas medis Amerika. Setelah itu, dia sempat beberapa lama tinggal di tempat penampungan di Kabul.

Aisha kemudian diterbangkan ke AS oleh Grossman Burn Foundation pada Agustus lalu dan tinggal bersama sebuah keluarga Amerika.

Bulan ini, Aisha telah mendapatkan hidung palsu yang dipasang di Rumah Sakit West Hills Hospital. Dr Peter H Grossman mengatakan, mereka berharap akan memberikan "solusi yang lebih permanen" untuk Aisha. Itu kemungkinan mencakup pembentukan kembali hidung dan kedua telinganya dengan menggunakan, tulang, jaringan dan tulang rawan dari bagian-bagian tubuhnya yang lain

Kisah Aisha Taliban


Aisha merupakan istri seorang pejuang Taliban. Namun nasib sepertinya tidak berpihak kepada Aisha. Ia dilecehkan dan dipaksa tidur dikandang binatang. Dia mencoba untuk melarikan diri tetapi tertangkap. Suaminya lalu memotong hidung dan telinganya sebagai hukuman.

Setelah dilakukan pemotongan hidung kepada Aisha, dia akhirnya ditinggalkan dipegunungan, dia dibiarkan sendiri agar mati disana. Namun Aisha mencoba merangkak kerumah kakeknya dan dari situ dia akhirnya dibawa ke fasilitas media Amerika.

Setelah beberapa waktu di sebuah penampungan di Kabul, dia diterbangkan ke AS oleh Grossman Burn Foundation pada Agustus lalu dan tinggal bersama sebuah keluarga Amerika.

Kini dengan bantuan Grossman Burn Foundation untuk mengoperasi hidung plastik buatan untuk Aisha, akhirnya perempuan yang masih berusia 19 tahun tersebut tampil dihadapan publik sekaligus menerima penghargaan penghargaan Enduring Heart yang membantu penyembuhannya.

Adapun orang yang memberikan penghargaan itu adalah Maria Shriver, istri Gubernur Arnold Schwarzenegger dari California. "ini untuk pertama kalinya penghargaan Enduring Heart diberikan kepada seorang perempuan yang teguh hatinya dan yang menunjukkan kepada kita semua apa artinya memiliki cinta dan semangat yang abadi," kata Shriver.

Dengan penampilan barunya telah memiliki hidung baru. Aisha pun akhirnya tampil disampul Majalah TIME. Artikel majalah TIME yang membahas tentang Aisha adalah menyoroti tentang penderitaan perempuan di Afganistan.

>

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright Blogger Mania © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.
My Zimbio