Lirik Lagu Sinopsis Film hjjj
Blackberry LG Mobile Nokia Samsung Sony Ericsson
Klasemen L.Italia Klasemen L.Inggris Jadwal Liga Italia Jadwal Liga Inggris Hasil Liga Champions
Resto Enak di Jakarta Resto Romantis di Jkt Hokben Delivery Bakmi GM Delivery PHD - Pizza Hut
SMS Ultah SMS Malam Minggu SMS Cinta SMS Putus Cinta SMS Imlek Kata-Kata Mutiara Cinta
Tip Facebook Daftar Twitter Tip Ponsel Tip Blog Tip UAN Tip Download

Prosesi Pemakaman Mbah Marijan Diiringi Isak Tangis & Takbir

Advertisement

Prosesi Pemakaman Mbah Marijan Diiringi Isak Tangis & Takbir, Hari ini Indonesia kehilangan Kuncen Gunung Merapi Yang Meletus yaitu "Mbah Marijan" . Pemakaman Mbah Marijan didatangi ribuan orang  untuk melepas kepergian kuncen Gunung Merapi, Mbah Maridjan (83), di pemakaman di Kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Selama proses tersebut, isak tangis keluarga dan pekikan takbir dari para pelayat terus mengalir.

Acara pemakaman sempat terlambat dua jam dari yang sudah dijadwalkan karena menunggu perwakilan dari pihak Keraton Yogyakarta. Baru pada pukul 12.00 WIB, prosesi bisa dimulai.

Jenazah Mbah Maridjan dibawa menggunakan peti berbalut kain putih berenda. Namun, saat hendak dimakamkan, hanya jasad simbah yang dimasukkan ke liang lahat. Adik ipar Mbah Maridjan, Udi Sutrina dan putranya, Narudi, dimakamkan bersebelahan.

"Allahuakbar, Allahuakbar," teriak para pelayat yang memadati lokasi, Kamis (28/10/2010).

Sanak saudara Mbah Maridjan tampak sangat kehilangan. Sepanjang acara pemakaman, mereka tak henti-hentinya mengeluarkan tangis. Terutama anak Mbah Maridjan, Asih, yang sempat lemas sehingga perlu dipapah oleh dua orang.

"Saya yakin Mbah khusnul khotimah," ucap salah seorang pelayat.

Di antara para pelayat, tampak beberapa tokoh seperti Ketum Golkar Aburizal Bakrie dan sejumlah pejabat teras Golkar Yogyakarta. Bupati Sleman Sri Purnomo, dan artis Donny Kesuma juga berada di lokasi.

Sempat terjadi kericuhan kecil saat liang lahat akan ditutupi tanah. Para pelayat berebut untuk memasukkan tanah ke dalam lubang makam Mbah Maridjan. Untungnya, tak ada insiden berarti dalam kejadian ini.

Selamat jalan, Mbah.


>

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright Blogger Mania © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.
My Zimbio